|
Last
Update : The 07th September 2004PROLOGUE
“ INTRODUCTORY WORDS ”
- Griwo [ Sugriwo Wonogiri ]
It serves myself right that as javanese have to
perpetuate javanese language [basa jawi ] and javanese culture [
kabudayan jawi ]. In all candor, I must say that I don't
intend to make a show of myself as an expert javanese. On
the contrary, this is a troublesome problem as for me. The
trouble was largely due to I seldom if ever to make use of "
krama " dialect [ in general the dialect of javanese language
is divided into two levels that are "krama"
dialect and " ngoko " dialect ] because I am more often
than not to speak " ngoko " dialect. I conscious that the javanese
language is of transcendent importance language and should be
learned to all javanese people. I dedicate of personal website [
website pribadi ] at the world wide web through the media of
international network as embodiment extremely interested in
javanese culture [ budaya jawi ]. I difficulties innumerable, when
I write this words in javanese. I cudgeled my brains trying to
puzzle out in order that my words were well put. I was hopeful of
this a simple series of words in javanese version can
be harmony with Indonesian. Finally, I feel necessarily to
explain that document at this website doesn't intended for a legal
document .
Ajining
diri saka tatakrama.
Harga diri seseorang ditentukan pada ucapan dan perbuatan.
Politeness is the hallmark of a gentleman.
FILOSOFI
PEMBANGUNAN
Keberadaan
sebuah website pribadi seorang etnis jawa sejati ini, melukiskan
pelangi kehidupan kota Wonogiri dalam usaha menapak jalan menuju
lestarinya kebudayaan jawa adiluhung. Pada hakekatnya kebudayaan
jawa adalah keseluruhan cara hidup, cara berpikir dan pandangan
hidup orang jawa. Secara filosofis, dapat digunakan sebagai
petunjuk untuk mengetahui sifat dan karakter orang jawa,
sebagaimana yang pernah dilakukan Pangeran Sambernyawa [
Mangkunegara I ] di awal abad 18. Beliau melihat potensi yang
dapat diperhitungkan dalam menyusun strategi kepejuangan dan
kepemimpinannya. Maka hal budaya jawa sangat mendukung sekali atau
besar faedahnya bukan untuk menyusun strategi untuk memenangkan
peperangan melainkan untuk menyusun dasar rumusan dan acuhan demi
meraih keberhasilan dalam membangun kota Wonogiri.
Dengan
bercermin dari semangat mencipta yang menggurat para leluhur,
aksara-aksara karyanya membersitkan cahaya keteguhan hati dan
ketabahan jiwa, menunjukkan kesejatian identitas orang jawa.
Seperti dapat diketahui di buku-buku lama dalam bahasa jawa kuno,
bukan hanya untuk dipercaya apa yang tersurat tetapi juga untuk
dicerna apa yang tersirat didalamnya. Semoga untaian kata
sederhana yang dituangkan dalam bahasa Indonesia ini akan lebih
memudahkan untuk mengetahui rumusan SUKSES sebagai semboyan untuk
bangkit dan berdirinya Kabupaten Wonogiri.
Sebagai
wasana, perkenankanlah web site pribadi Griwo [ Sugriwo Wonogiri ]
dapat menjadi tempat, jalannya aliran "Air jernih" dari
sumbernya, dengan tujuan agar tetesannya menjadi cucuran air yang
mudah untuk ditampung dan dapat digunakan oleh siapa saja yang
membutuhkan kegunaannya. Sepotong kayu kecilpun berguna bagi
nyalanya api unggun, sebutir pasirpun berguna bagi megah
berdirinya pembangunan.
ENTER
Alltheweb
- Altavista - Search.aol
- Askjeeves - Google
- Hotbot - Inktomi
- Looksmart - Lycos
- Search.msn - Search.netscape
- Dmoz.org - Nightsurf
- Fireball - Yahoo
- About - Goo
- Excite - Voila
- Entire Web - Webcrawler
- Links2go - Metacrawler
- Ixquick - Vivisimo
- Qbsearch - Surfwax
- Infogrid - Profusion
- Queryserver - Kartoo
- Dogpile - Mamma
- Search - 1blink
- C4.com - Metaeureka
- Widow - Wisenut
- What U Seek - Abacho
- Northern Light - Buscopio
- Zdnet
|